Cetakan rotasi, juga dikenal sebagai rotomolding, adalah proses manufaktur unik yang digunakan untuk menghasilkan berbagai macam produk plastik berongga. Prosesnya melibatkan pemanasan bahan plastik di dalam cetakan tertutup yang berputar secara bersamaan pada dua sumbu tegak lurus. Plastik cair melapisi permukaan bagian dalam cetakan dan, setelah didinginkan, membentuk bagian yang berongga dan mulus.
Mulai September 2021, tidak ada standar industri global khusus yang didedikasikan khusus untuk produk rotomolded. Namun, produk-produk ini umumnya tunduk pada standar yang sama dengan produk plastik lainnya, yang mungkin berbeda-beda tergantung industri, jenis produk, dan wilayah. Misalnya, di Amerika Serikat, wadah penyimpanan makanan yang dibuat dengan rotomold harus mematuhi peraturan FDA, sedangkan komponen otomotif yang dibuat dengan rotomold harus memenuhi standar industri otomotif tertentu.
Untuk inspeksi dan pengendalian kualitas produk rotomolded, kriteria berikut biasanya dievaluasi:
1. Akurasi Dimensi: Produk harus sesuai dengan dimensi dan toleransi yang ditentukan dalam desain. Ini mencakup dimensi keseluruhan dan ketebalan dinding.
2. Permukaan Akhir: Permukaan produk harus halus dan seragam, bebas dari cacat seperti bengkok, penyok, gelembung, atau goresan.
3.Konsistensi Bahan: Bahan harus didistribusikan secara merata ke seluruh produk. Ketebalan dinding harus konsisten, tanpa “titik tipis” atau lubang kecil.
4. Sifat Fisik: Produk harus memenuhi spesifikasi kinerja fisik yang disyaratkan, seperti kekuatan, fleksibilitas, ketahanan benturan, ketahanan panas, dan ketahanan kimia. Hal ini biasanya diverifikasi melalui metode seperti pengujian tarik, pengujian dampak (uji dampak suhu rendah ARM), dan pengujian defleksi panas.
5.Warna dan Penampilan: Produk harus menunjukkan warna dan hasil estetika yang benar seperti yang ditentukan oleh pelanggan.
6. Perakitan: Jika produk terdiri dari beberapa bagian atau memerlukan perakitan, semua komponen harus dipasang dengan benar dan berfungsi sebagaimana mestinya.
7. Pengujian Fungsional: Tergantung pada aplikasi produk, pengujian fungsional tertentu mungkin diperlukan. Misalnya, tangki rotomolded sering kali menjalani pengujian kebocoran/tekanan.
Selain kriteria umum ini, pengujian dan inspeksi khusus mungkin diperlukan berdasarkan sifat spesifik dan tujuan penggunaan produk.